Laman

Rabu, 09 Mei 2012

Anda Dominan Otak Kiri atau Kanan ?








Setiap orang memiliki kriteria masing-masing dan keahlian masing-masing. Kedua hal tersebut disebabkan oleh kecendrungan dalam penggunaan otak kanan dan otak kirinya, baik sadar ataupun dibawah sadarnya. Hal ini bergantung pada banyak faktor yang mempengaruhinya sejak masih kecil bahkan sejak dalam kandungan. Kecenderungan berpikir dengan otak kanan ataupun kiri merupakan hasil dari suatu proses yang sangat panjang dan yang tak boleh kita lupakan adalah kecenderungan ini adalah suatu berkah ciptaan Allah, Sang Maha Pencipta.

Seseorang yang "hebat secara akademis pada umumnya sangat kuat dalam logika, kata, daftar, angka, linieritas, analisis, dan sejenisnya. menurut Tony Buzan.
Adapun otak kanan lbh berkaitan menangani irama, imajinasi, warna, angan2, kesadaran ruang, gambaran menyeluruh dan dimensi.
Konon, para ilmuwan hebat memanfaatkan otak kiri. Para seniman kuat di otak kanan. Mana tahu, Sampeyan hebat memanfaatkan otak kiri, canggih membedayakan otak kiri. Piawai menghitung fulus fasih berimajinasi. Mana tahu lho.

Setiap manusia memiliki kecenderungannya masing2 dalam penggunaan otak kanan atau otak kiri, baik sadar ataupun dibawah sadarnya. Hal ini bergantung pada banyak faktor yang mempengaruhinya sejak masih kecil bahkan sejak dalam kandungan. Kecenderungan berpikir dengan otak kanan ataupun kiri merupakan hasil dari suatu proses yang sangat panjang dan yang tak boleh kita lupakan adalah kecenderungan ini adalah suatu berkah ciptaan Allah, Sang Maha Pencipta.
Dikarenakan kedua kecenderungan berpikir ini, baik dengan otak kanan maupun dengan otak kiri merupakan ciptaan Allah, maka ada baiknya kita masing2 membuka diri untuk menyelami dan menghayati keperbedaan ini, dengan sikap yang positif.
Untuk memahami fungsi otak kita, saya coba uraikan sebagai berikut:

Otak kanan — KREATIF — Bentuk, Intuisi, Lagu &musik, Warna warni, Simbol, Gambar, Imajinasi, Menghayal


Otak kiri – ANALITIK — Bahasa verbal, Matematika, Logika, Angka2, Urutan2, Penilaian, Analisis, Linier


Dari penjabaran diatas, kita dapat simpulkan betapa perbedaan “bahasa” diantara kedua sisi otak kita adalah tidak sama. Seorang yang memilih jurusan, profesi atau pekerjaan berdasarkan kemampuan otaknya dalam mencerna “bahasa” pikiran, tentunya telah terbiasa menggunakan bagian otaknya (kanan atau kiri) sehingga bagian tersebut lebih banyak berperan dalam kehidupannya sehari-hari. Sehingga adalah kurang tepat, bila serta merta seorang seniman musik dipaksakan bekerja untuk menghitung angka2, rumus2 dan analisa. Demikian juga sebaliknya, adalah kurang tepat bila serta merta seorang financial analisis dipaksakan bekerja untuk hal2 yang bebahasa symbol, imajinasi dan gambar abstrak.

Selayaknya kita menganggap kecenderungan ini bukan sebagai suatu kelemahan, tapi justru menjadi suatu kelebihan pada tiap individu. Kelebihan yang bila diolah dengan baik akan menghasilkan KEKUATAN dalam diri individu itu sendiri. .

Bayangkan bila kedua kekuatan ini dapat digunakan secara adil, seimbang dan harmonis dalam suatu frame kehidupan atau kemitraan, akan menjadi suatu kekuatan yang luar biasa, karena tentunya bisa saling mengisi dan saling melengkapi. Penyeimbangan antar kedua fungsi otak kanan dan kiri inilah yang akan memberikan kontribusi pemikiran yang lebih baik daripada pemikiran yang hanya condong pada satu sisi otak saja. Namun sebagai individu yang berbeda, tentunya kendala2 pemahaman “bahasa otak” akan sedikit mengalami adaptasi, dan hal ini dapat diatasi bila kedua pihak saling bertoleransi dan berpikiran positif.

Dikarenakan kedua kecenderungan berpikir ini, baik dengan otak kanan maupun dengan otak kiri maka ada baiknya kita membuka diri untuk menyelami dan menghayati perbedaan ini, dengan sikap yang positif.
Untuk memahami fungsi otak kita, kita coba uraikan sebagai berikut:

Otak kanan
KREATIF
Bentuk,
Intuisi,
Lagu &musik,
Warna warni,
Simbol,
Gambar,
Imajinasi,
Menghayal,
Ingatan jangka panjang.


2. Otak kiri
ANALITIK,
Bahasa verbal,
Matematika,
Logika,
Angka,
Urutan,
Penilaian,
Analisis,
Linier,
Ingatan jangka pendek.


Dari beberapa uraian diatas, dapat kita tarik kesimpulan bahwa terdapat beberapa perbedaan yang sangat jelas dari otak kanan dan otak kiri kita. Hal tersebut sangat berpengaruh bagi hidup seseorang. Betapa tidak, jika seseorang yang dominan menggunakan otak kanan contohnya seorang seniman dipaksa untuk manganalisis sesuatu ataupun mengitung sebuah deret angka matematik yang rumit sudah pasti seniman tersebut akan mengalami kesusahan dan sangat dirasa kurang tepat untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut. Begitu juga sebaliknya, jika seseorang yang dominan menggunakan otak kirinya contohnya seorang finansial analisis, jika disuruh mengimajinasikan sesuatu pasti juga akan merasakan hal yang sama.





Permasalahan diatas cenderung diartikan sebagai sebuah kelemahan, padahal poin-poin diatas merupakan sebuah kelebihan yang dimiliki tiap individu. Jika kita bisa menyeimbangkan kinerja otak kanan dan otak kiri kita, itu akan menjadi sebuah kekuatan yang luar biasa karna kita akan mendapatkan 2 kelebihan langsung dari otak kanan dan otak kiri kita.


Berikut ini tips atau cara mengetahui apakah anda cenderung menggunakan otak kiri atau otak kanan.
Rentangkan dua tangan anda keatas, kemudian lakukan suatu gerakan hingga kedua tangan seperti dibawah ini:





Coba anda perhatikan jempol tangan kiri dan tangan kanan anda berada dimanakah?
Jika “jempol tangan kiri” anda berada paling atas (dipuncak) maka selamat anda telah bertipe “otak kanan”
Jika “jempol tangan kanan” anda berada diatas (dipuncak) maka maka selamat anda telah bertipe “otak kiri”


Sudah tahu anda termasuk individu yang cenderung menggunakan otak mana?


Nah, kali ini kita akan mencoba untuk melakukan tes konflik penggunaan otak kanan dan otak kiri.





Coba perhatikan perpaduan tulisan dan warna diatas. Kemudian coba anda praktekkan untuk menyebutkan warnanya bukan tulisannya. Secara alamiah, Otak kanan akan berusaha menyebutkan warnanya, sedangkan otak kiri akan berusaha untuk membaca tulisannya.


Nah ada satu lagi, coba anda perhatikan gambar ini :



















Sebagian orang melihat gambar ini muter ke kanan (searah jarum jam). Tetapi sebagian lagi melihat gambar ini muter ke kiri (berlawanan arah jarum jam).


Dikatakan juga kalau beberapa orang bisa mengganti sudut pandangnya, sehingga kadang bisa melihat dia berputar ke kanan, dan kadang dia berputar ke kiri. Bagaimana dengan anda?


jika jika kita melihatnya berputar ke kanan, berarti otak kita yang dominana adalah kanan, jika melihatnya berputar ke kiri berarti otak kita dominan kiri.







Berikut ini merupakan sifat yang dominan dari penggunaan otak kanan dan otak kiri.




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar